Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah


Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah


BATU BARA  — Lembaga Adat Melayu Kabupaten Batu Bara (LAM BB) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) I Tahun 2026 di Aula STIT Batu Bara, Minggu (11/10/2026). Mengusung tema “Menjemput Tuah, Menjaga Marwah”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meneguhkan komitmen pelestarian adat dan budaya Melayu di tengah perkembangan zaman.

Raker I tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum LAM BB, Datuk Sri Drs. Mohd Akhyar, bersama Ketua Majelis Kerapatan Adat, Datuk Sri Dr. H. Erwan Efendi, S.Sos., M.A. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, legislatif, aparat keamanan, lembaga terkait, serta para pemangku adat dari berbagai wilayah di Kabupaten Batu Bara.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Asisten I Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Renol Asmara, yang mewakili Bupati Batu Bara; Kabag Ops Polres Batu Bara; Danramil 03/Lima Puluh; Anggota DPR RI Komisi VI, Nasril Bahar, S.E.; serta Anggota DPRD Sumatera Utara, Yahdi Khoir Harahap.

Turut hadir perwakilan Kejaksaan Negeri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Agama, dan para pemangku adat se-Kabupaten Batu Bara.

MEMPERKUAT ORGANISASI, MERAWAT WARISAN LELUHUR

Dalam sambutan Ketua Panitia, Raker I ditegaskan sebagai titik tolak untuk merawat warisan leluhur, memperkuat tata kelola organisasi, serta menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Melayu dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai budi pekerti, kesantunan, penghormatan, dan persaudaraan menjadi bagian penting dari identitas budaya Melayu yang perlu terus diwariskan kepada generasi penerus.

Di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat, keberadaan lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan nilai budaya. Adat tidak hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga mengandung tuntunan moral yang dapat memperkuat hubungan sosial dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Karena itu, penguatan kelembagaan menjadi langkah penting agar pelestarian budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui program yang terarah, berkelanjutan, dan melibatkan masyarakat.

KOLABORASI UNTUK MASA DEPAN BUDAYA MELAYU

Melalui Raker I, LAM BB menegaskan komitmen membangun kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga pendidikan guna menyiapkan masa depan adat Melayu bagi generasi muda.

Kolaborasi tersebut diharapkan membuka peluang bagi pengembangan pendidikan budaya, pengenalan sejarah lokal, pelestarian tradisi lisan, serta berbagai kegiatan yang mendekatkan generasi muda dengan warisan leluhur.

Keterlibatan generasi penerus menjadi faktor penting untuk memastikan budaya Melayu tetap hidup dan berkembang. Kebudayaan tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga harus dipahami, dipraktikkan, dan diwariskan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam konteks tersebut, Raker I dapat menjadi ruang untuk merumuskan program prioritas sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam menjaga identitas budaya Kabupaten Batu Bara.

BERBALAS PANTUN TEGUHKAN SEMANGAT MELAYU

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebudayaan. Rangkaian acara ditutup dengan tradisi berbalas pantun yang mencerminkan kekayaan sastra lisan Melayu sekaligus mempererat kebersamaan para peserta.

Pada penghujung kegiatan, slogan bersama menggema:

“Menjemput Tuah, Menjaga Marwah! Adat Dijunjung, Budaya Dilestarikan, Marwah Melayu Kita Pertahankan!”

Seruan tersebut menjadi simbol semangat bersama dalam menjaga kehormatan dan keberlanjutan budaya Melayu di Kabupaten Batu Bara.

Pada akhirnya, makna menjemput tuah tidak hanya terletak pada harapan akan masa depan yang baik, tetapi juga pada kesediaan membangun langkah nyata. Sementara itu, menjaga marwah menuntut konsistensi dalam mempertahankan nilai, kehormatan, dan tanggung jawab terhadap warisan leluhur.

Tantangan setelah Raker I adalah menerjemahkan semangat kebersamaan ke dalam program kerja yang terukur, memperluas keterlibatan generasi muda, serta memastikan adat dan budaya Melayu terus menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Batu Bara.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah
  • Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah
  • Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah
  • Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah
  • Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah
  • Raker I LAM Batu Bara Teguhkan Komitmen Pelestarian Adat Melayu, Menjemput Tuah Menjaga Marwah

Posting Komentar